Framing Pemberitaan Sidang Gugatan Kasus Proyek Reklamasi Pantai Utara Jakarta

(Analisis framing pada media Detik.com dan Okezone.com edisi 16 Maret 2017)

  • Novianto Prasetyo
  • Titis Nurwulan Suciati
  • Bagus Sudarmanto

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Detik.comdan Okezone.com dalam membingkai berita sidang gugatan kasus proyek reklamasipantai utara Jakarta, selain itu untuk mengetahui bagaimana media Detik.comdan Okezone.com dalam melihat Objektivitas pemberitaan dalam kasus ini. Dua mediaonline ini dipilih sebagai sasaran penelitian dikarenakan mediaDetik.com adalahmedia yang memiliki pengguna situs berita onlineterbanyak di Indonesia, selain itu media ini terlihat lebih pro terhadap reklamasi. Sedangkan Okezone.comadalah media yang di miliki oleh Hary Tanoesoedibjo dimana media ini bertolak belakang dengan pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis framing model Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki. Penelitian dilakukan dengan mengamati teks media menggunakan empat struktur analisis framing, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil analisis framing terhadap teks berita memperlihatkan kedua media onlineini berbeda. Detik.com lebih menekankan kepada sisi humanis tetapi tidak meninggalkan sisi keberimbangan berita. Sedangkan Okezone.com lebih ke sisi humanis namun latar belakang media itu sendiri lebih mempengaruhi isi pemberitaan yang memperlihatkan lebih ke pro nelayan dalam membingkai pemberitaan Sidang Gugatan Kasus Proyek Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Hal ini dapat terlihat dengan cara pemilihan narasumber, latar infomasi dan penyeleksian isu serta penggunaan kata atau kalimat untuk menegaskan sebuah ide dan pandangan tertentu. Hasil analisis di pemberitaan Sidang Gugatan Kasus Proyek Reklamasi Pantai Utara Jakarta ini terlihat Detik.comlebih berimbang di bandingkan Okezone.com.

Published
2020-07-22
Section
Articles