Jurnal Kajian Ilmiah 2021-01-29T06:28:11+00:00 Djuni Thamrin Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Kajian Ilmiah (JKI)</strong> based on The Decree of The Minister of Research, Technology and Higher Education No. 3/E/KPT/2019 dated January 14, 2019 was declared Accredited Grade 5 (SINTA 5) Starting from Volume 17 No.1 of 2017 to Volume 21 No.3 of 2021. JKI is a scientific journal that presents scientific works both theoretically and empirically from various fields of science that support Indonesia's economic development. JKI presents scientific writings containing research results, scientific reviews and discusses research that is the object of study in general. JKI was published first by the Research Institute of Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (LP-UBHARA JAYA). Starting July 2017, the manager changed its name to the Institute for Research, Community Service and Publication (LPPMP UBJ). To ensure the continuity of the publication of this JKI, contributions of writings and / or reviews as well as references to scientific books are highly appreciated. Scientific essays and reviews of published books are the sole responsibility of the author. JKI was published for the first time in a printed version in 2007, and through Decree No. 0005.2597792X / JI.3.1 / SK.ISSN / 2017.09 - 18 September 2017 (starting from the edition of Vol. 17, No. 3, September 2017) there is an online version (OJS). So that only Vol. 17 with No. 1, 2 and 3 of 2017 published online. Whereas previous publications were only in print. JKI is published consistently in January, May and September each year. ISSN 1410-9794, E-ISSN 2597-792X.</p> Net Sales Cost of Goods Sold Other Expense Dan Income Tax Expense-Net Atas Output Laba Bersih (Case Study) 2021-01-29T06:28:10+00:00 Cahyadi Husada Pratiwi Nila Sari Ery Teguh Prasetyo <p><em>This study aims to determine the specific influence between the independent variables and the dependent variable either partially or simultaneously. This study was conducted to analyze previous research with similar research objects at the Food &amp; beverages Sub-Sector Companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This is done in order to match accounting theory and practice that is applied properly and correctly in other forms of business that have a mission to improve financial performance such as these companies on the IDX. The method in this research is quantitative statistics with a probability sample in the form of purposive sampling. The stages are to determine the population and sample independently, and then process them using a data processing tool called Eviews version 9 to the classical assumption test and hypothesis testing. The results obtained partially for the Net Sales hypothesis test (x1) has no effect because it has a probability value of 0.3497, for Cost of Goods Sold (x2) has an effect because it has a probability value of 0.000, for Other Expenses (x3) has an effect because it has a value probability of 0.000, and for Net Tax Expense (x4) has an effect because it has a probability value of 0.000. Meanwhile, simultaneously, Net Sales (x1), Cost of Goods Sold (x2), Other Expenses (x3), Net Tax Expenses (x4) have an effect. This can be seen in the table above which shows the Prob F-statistic of 0.000000. </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Net Sales, Cost Of Goods Sold, Other Expense, Income Tax Expense-Net, Net Income</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesifik adanya pengaruh antar variabel independen dengan dari variabel dependen baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penelitian terdahulu dengan objek penelitian yang serupa pada Perusahaan Sub Sektor <em>Food &amp; beverages</em> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal tersebut dilakukan guna mencocokkan antara teori dan praktik akuntansi yang diterapkan secara baik dan benar pada bentuk usaha lainnya yang memiliki misi dalam peningkatan kinerja keuangan seperti perusahaan tersebut di BEI. Metode dalam penelitian ini adalah statistik kuantitatif dengan sampel probabilitas berupa purposive sampling. Tahapannya adalah dengan menentukan populasi dan sampel secara bebas, dan kemudian mengolahnya menggunakan alat pengolahan data bernama eviews versi 9 sampai kepada uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian didapat secara parsial untuk uji hipotesis Penjualan Bersih (x1) tidak memiliki pengaruh karena memiliki nilai probabilitas sebesar 0.3497, untuk Beban Pokok Penjualan (x2) memiliki pengaruh karena memiliki nilai probabilitas sebesar 0.000, untuk Beban Lainnya (x3) memiliki pengaruh karena memiliki nilai probabilitas sebesar 0.000, dan untuk Beban Pajak Bersih (x4) memiliki pengaruh karena memiliki nilai probabilitas sebesar 0.000. Sedangkan secara simultan, Penjualan Bersih (x1), Beban Pokok Penjualan (x2), Beban Lainnya (x3), Beban Pajak Bersih (x4) mempunyai pengaruh. Hal ini dapat dilihat pada tabel diatas yang menunjukkan Prob F-statistiknya sebesara 0.000000.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Penjualan Bersih, Harga Pokok Penjualan, Beban Lainnya, Beban Pajak Penghasilan-Bersih, Laba Bersih</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Corporate Value Dengan Keputusan Investasi Dan Keputusan Pendanaan Sebagai Moderating 2021-01-29T06:28:10+00:00 Pratiwi Nila Sari Cahyadi Husada <p><em>This study aims to determine the effect of ownership structure consisting of institutional ownership and managerial ownership on corporate value with investment decisions and funding decisions as moderating variables. The research population is the annual financial statements of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2018 as many as 144 companies. This study used an interaction test or moderated regression analysis (MRA). After going through purposive sampling, obtained 41 companies as samples and deserve to be tested at the next stage. The results showed that the company's ownership structure consisting of institutional ownership and managerial ownership had an effect on corporate value. However, the interaction effect between institutional ownership and investment decisions and funding decisions is not proven to increase corporate value or investment decision variables and funding decisions will weaken the relationship between institutional ownership and firm value. Likewise, the results of the interaction test between managerial ownership and investment decisions and funding decisions are not proven to increase corporate value or investment decision variables and funding decisions will weaken the relationship between managerial ownership and corporate value.</em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Funding And Firm Value, Investment Decisions, Ownership Structure</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan yang terdiri dari kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap <em>corporate value</em> dengan keputusan investasi dan keputusan pendanaan sebagai variabel <em>moderating</em>. Populasi penelitian yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 - 2018 sebanyak 144 perusahaan. Penelitian ini menggunakan uji interaksi atau <em>moderated regression analysis</em> (MRA). Setelah melalui <em>purposive sampling</em>, diperoleh 41 perusahaan sebagai sampel dan layak untuk di uji pada tahap berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepemilikan perusahaan yang terdiri dari kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap <em>corporate value</em>. Namun, pengaruh interaksi antara kepemilikan institusional dengan keputusan investasi dan keputusan pendanaan tidak terbukti dapat meningkatkan <em>corporate value</em> atau variabel keputusan investasi dan keputusan pendanaan justru akan memperlemah hubungan antara kepemilikan institusional dengan nilai perusahaan. Begitu juga hasil uji interaksi antara kepemilikan manajerial dengan keputusan investasi dan keputusan pendanaan tidak terbukti dapat meningkatkan <em>corporate value</em> atau variabel keputusan investasi dan keputusan pendanaan akan memperlemah hubungan antara kepemilikan manajerial dengan <em>corporate value</em>.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>:&nbsp; Pendanaan Dan Nilai Perusahaan, Keputusan Investasi, Struktur Kepemilikan</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Variabel Forgiveness Ditinjau Dari Religiusitas Pada Remaja 2021-01-29T06:28:11+00:00 Tugimin Supriyadi Zahra Afifah Rahman Tiara Anggita Perdini <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Every day individuals must carry out social activities such as communicating with each other. The communication process makes individuals more mature in dealing with problems, as well as adolescents. Communication carried out sometimes does not run smoothly and causes disappointment between individuals. This disappointment can disappear with a sense of sincerity and forgiveness that is done. One of the forgiveness factors is religiosity. Individuals can do forgiveness based on their belief in religion as a basis for behavior. Through this research, the researcher wanted to analyze the forgiveness through survey study research. The research data were obtained from the distribution of the forgiveness variable scale and the religiosity variable scale. Taking research subjects here using a stratified random sampling technique, in which the subject is taken randomly based on class level. This study involved as many as 150 adolescents, 118 women and 32 men. The results of this study showed that the variable of religiosity was proven to affect the forgiveness variable. In addition, empirical facts were also found, namely the difference in the level of forgiveness in the class groups. As for the level of religiosity in the class group, there was no difference. Likewise with the level of forgiveness in the gender group and the level of religiosity in the gender group. For future research, it is necessary to analyze the forgiveness variable in subjects with adult age vulnerability. This is necessary to see the process of forgiveness development in terms of age.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Adolscent, Forgiveness, Religious</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Setiap harinya individu pasti melakukan aktivitas sosial seperti berkomunikasi satu sama lain. Proses komunikasi menjadikan individu lebih dewasa dalam menyikapi permasalahan, begitu juga dengan remaja. komunikasi yang dilakukan terkadang tidak berjalan lancer dan menyebabkan kekecewaan antar individu. Kekec ewaan tersebut dapat menghilang dengan adanya rasa ikhlas dan forgiveness yang dilakukan. Salah satu faktor forgiveness adalah religiusitas. Individu dapat melakukan forgiveness berdasarkan dengan keyakinannya terhadap agama sebagai dasar bertingkah laku. Melalui penelitian ini, peneliti ingin menganalisis terkait mengenai forgiveness melalui penelitian studi survey. Data penelitian didapatkan dari penyebaran skala variabel forgiveness dan skala variabel religiusitas. Pengambilan subjek penelitian disini menggunakan teknik stratified random sampling, yang dimana subjek diambil secara random berdasarkan tingkatan kelasnya. Penelitian ini melibatkan sebanyak 150 remaja, 118 perempuan dan 32 laki-laki. Hasil penelitian ini mendapatkan hasil yaitu bahwa variabel religiusitas terbukti dapat mempengaruhi variabel forgiveness. Selain itu, ditemukan juga fakta empiris yaitu adanya perbedaan tingkat forgiveness pada kelompok kelas. Sedangkan untuk tingkat religiusitas pada kelompok kelas, tidak ditemukan perbedaan. Begitu juga dengan tingkat forgiveness pada kelompok jenis kelamin dan tingkat religiusitas pada kelompok jenis kelamin. Untuk penelitian kedepannya perlu untuk menganalisis variabel forgiveness pada subjek dengan rentan usia dewasa. Hal ini diperlukan untuk melihat proses perkembangan forgiveness dari segi usia.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Remaja<em>, Forgiveness</em>, Religiusitas</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Pada Daerah Tertinggal di Provinsi Sulawesi Tengah 2021-01-29T06:28:10+00:00 Rycha Kuwara Sari Choiroel Woestho Milda Handayani <p><em>The regional capacity in managing the budget as reflected in the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) means describing how the region's ability to finance any development activity by applying the principle of equity and justice by using regional potential. The research methodology used is descriptive research method. This method was chosen by the researcher in order to obtain an overview of various actual information in detail which is described in the aspect of regional financial capacity as measured by PAD share, PAD growth and PAD elasticity which are then combined into the regional financial capacity index method. The data selected is panel data in the form of the Regional Revenue and Expenditure Budget from 9 Districts / Cities that are categorized as disadvantaged areas during the 2015-2019 period which were obtained from the Directorate General of Fiscal Balance, Ministry of Finance. The results obtained are 6 districts that are classified as high regional financial capacity, 2 districts are classified as medium and 1 district are classified as low. </em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Disadvantaged Regions, PAD Growth, PAD Elasticity, Regional Financial Capability Index, Share of PAD,</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Kemampuan daerah dalam mengelola anggaran yang tercermin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berarti menggambarkan bagaimana kemampuan daerah dalam membiayai setiap kegiatan pembangunan dengan menerapkan prinsip pemerataan dan berkeadilan dengan menggunakan potensi daerah. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metode ini dipilih oleh peneliti agar mendapatkan gambaran dari berbagai informasi aktual secara terperinci yang digambarkan pada aspek kemampuan keuangan daerah yang diukur melalui share PAD, growth PAD dan elasticity PAD yang kemudian dikombinasikan ke dalam metode indeks kemampuan keuangan daerah. Data yang dipilih merupakan data panel yang berupa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dari 9 Kabupaten/Kota yang masuk kategori daerah tertinggal selama rentang tahun 2015 – 2019 yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Hasil yang diperoleh ada 6 Kabupaten yang masuk dalam klasifikasi kemampuan keuangan daerah tinggi, 2 Kabupaten masuk kedalam klasifikasi sedang dan 1 Kabupaten masuk dalam klasifikasi rendah.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Daerah Tertinggal, Growth PAD, Elasticity PAD, Indeks Kemampuan Keuangan Daerah, Share PAD</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Kluster Tanaman Pangan Unggulan di Provinsi Jawa Tengah 2021-01-29T06:28:11+00:00 Choiroel Woestho Milda Handayani Adi Wibowo Noor Fikri <p><em>The food crop sector has an important role for regions in Indonesia. Food plants can be a determinant for an area in meeting the needs of the people in that area. In addition, the food crop sector, if developed, can become revenue for the region. This study aims to analyze the leading food plants in 35 districts / cities in Central Java Province. By using the location quotient (LQ) method and the Regional Specialization Index. The data used is time series data from 2014 to 2019 in 35 districts / cities in Central Java Province for food crops based on land area and production. The results obtained for the average LQ value of food crops based on land area, there are only 12 districts / cities which are the basis for superior food crops with Wonogiri Regency at the top. Meanwhile, based on the average LQ value based on production, only 11 districts / cities are the basis for superior food crops with Semarang Regency being the top. For the specialization index based on both land area and production, there is no Regency / City that specializes in Central Java Province. </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Foodcrop Sector, Location Quotient, Specialization Index, Central Java</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Sektor tanaman pangan mempunyai peranan penting bagi daerah di Indonesia. Tanaman pangan dapat menjadi penentu bagi suatu daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di daerah tersebut. Selain itu, sektor tanaman pangan jika dikembangkan dapat menjadi pendapatan bagi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanaman pangan unggulan yang ada di 35 Kabupaten/Kota pada Provinsi Jawa Tengah. Dengan menggunakan metode location quotient (LQ) dan Indeks Spesialisasi Regional. Data yang digunakan adalah data time series selama tahun 2014 hingga tahun 2019 pada 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah untuk tanaman pangan berdasarkan luas lahan dan produksi. Hasil yang diperoleh untuk nilai rata – rata LQ tanaman pangan berdasarkan luas lahan, hanya terdapat 12 Kabupaten/Kota yang menjadi basis bagi tanaman pangan unggulan dengan Kabupaten Wonogiri berada di urutan teratas. Sementara berdasarkan nilai rata – rata LQ berdasarkan produksi, hanya 11 Kabupaten/Kota yang menjadi basis tanaman pangan unggulan dengan Kabupaten Semarang menjadi urutan teratas. Untuk indeks spesialisasi baik berdasarkan luas lahan dan produksi, tidak ada Kabupaten/Kota yang mempunyai spesialisasi terhadap Provinsi Jawa Tengah.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Tanaman Pangan, Indeks Lokalisasi, Indeks Spesialisasi, Jawa Tengah</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Strategi Keamanan Siber Malaysia 2021-01-29T06:28:09+00:00 Putri Bilqis Oktaviani Anggraeni Silvia <p><em>This research discusses the analysis of security strategy policies made by the Malaysian government in the protection and development of Malaysian cyberspace. This research will explain in detail the strategy of developing challenges as well as the aspects that support the Malaysian cyber space to be saved by the Malaysian cyber space. This research will further discuss the Malaysian security strategy through the official document of the Malaysian security strategy which will later be analyzed through the MAXQDA and GEPHI applications in order to classify the various categories that support it. This research will use the security concept published by Hao Yeli in Three - Perspective Theory of Cyber ​​Sovereignty to classify ideas and data. This research finds that the security of the Malaysian system needs to be developed from both capacity and capability so that the government needs to work together with various related parties </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Cyber Security, Cybersecurity Challenges, Soveignty</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Penelitian ini membahas tentang analisis kebijakan strategi keamanan siber yang dibuat oleh pemerintah Malaysia dalam perlindungan dan pengembangan keamanan ruang siber Malaysia. Penelitian ini akan menjelaskan secara details strategi, tantangan serta aspek – aspek yang mendukung pengembangan ruang siber Malaysia guna mengamankan ruang siber Malaysia. Penelitian ini akan membahas lebih jauh strategi keamanan Malaysia melalui dokumen resmi strategi keamanan siber Malaysia yang nantinya akan di bedah melalui aplikasi MAXQDA dan GEPHI guna mengklasifikasikan berbagai kategori yang mendukung. Penelitian ini akan menggunakan konsep keamanan yang dipublikasikan oleh Hao Yeli dalam <em>A Three – Perspective Theory of Cyber Sovereignty</em> guna mengkasifikasikan gagasan dan data dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini menemukan bahwa keamanan siber Malaysia perlu dikembangkan baik dari kapasitas maupun kapabilitas sehingga pemerintah Malasyaia perlu bekerjasama dengan berbagai pihak yang terkait.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> <em>Cyber Security</em>, Tantangan Keamanan <em>Cyber</em>, Kedaulatan</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Dinamika Resiliensi Pada Istri yang Menjadi Korban Perselingkuhan Suami 2021-01-29T06:28:10+00:00 Andreas Corsini Widya Nugraha Hanna Rahmi <p><em>Marriage is basically building a sacred bond in which there are two persons united with a commitment to living together for all time. Every couple crave a harmonious relationship, get warmth, and eternal affection. But sometimes the desired happiness can not be realized, because of the various problems that overshadow in the world of marriage one of which is infidelity. The study used a qualitative case study approach with 2 research subjects. Something that is unique in this study is when the phenomenon of infidelity involving a husband, but the household can still be maintained. The resilience mechanism found in wives who are victims of husband infidelity is the "reaching out" model, namely healing from trauma by searching for more positive life experiences. </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Case studies, Infidelity, Resilience, Reaching Out</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Pernikahan pada dasarnya adalah membangun sebuah ikatan suci dimana ada dua pribadi yang disatukan dengan komitmen hidup bersama sepanjang masa. Setiap pasangan mendambakan hubungan yang harmonis, mendapat kehangatan, dan kasih sayang yang abadi. Namun terkadang pernikahan yang bahagia tidak terwujud, karena berbagai permasalahan yang mambayangi dalam dunia pernikahan salah satunya adalah perselingkuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan 2 subjek penelitian. Sesuatu yang unik pada penelitian ini adalah ketika terjadi fenomena perselingkuhan yang melibatkan suami, tetapi rumah tangga masih bisa dipertahankan. Mekanisme resiliensi yang ditemukan pada istri yang menjadi korban perselingkuhan suami adalah model “<em>reaching out</em>”, yaitu penyembuhan dari trauma dengan mencari pengalaman hidup yang lebih positif.&nbsp; &nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Studi Kasus, Perselingkuhan, Resiliensi, <em>Reaching Out</em></p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Sikap Siswa Terhadap Pembelajaran Seni Tari Di Masa Pandemi Covid-19 2021-01-29T06:28:09+00:00 Yuli Tri Astuti Wahyu Lestari Agus Cahyono <p><em>Attitude is something that is shown in humans. By showing a reaction from that person. Attitudes that can be seen directly indicate the existence of a response given. Indirectly, emotional traits or attitudes that can capture social stimuli. During the Covid-19 pandemic, learning dance can be done online by searching for sources on YouTube by viewing various kinds of dance videos. Learning to do various kinds of learning media, one of which is a program called happy at home broadcast on social media Youtube with my cultural account as a real form of government advancing culture. Also as an active role in helping arts and cultural workers affected by the Covid-19 pandemic. This study aims to determine students' attitudes in studying cultural arts during the Covid-19 pandemic. Learning is an important thing that is done in an educational process. Therefore we need the right learning strategy. Learning strategies that can be done are through online activities. Online activities can also help improve aspects of child development because one of the goals of learning dance strategies during a pandemic is to improve aspects of character development. The purpose of this article is to find out how to learn to dance during a pandemic. The method used in this article is to use the idea of ​​thinking or this writing is a non-research scientific work, so it is an organized and systematic thought. </em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>:</em> <em>Attitude, Learning, The Covid-19 pandemic</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Sikap merupakan sesuatu yang ditunjukan yang ada didalam diri manusia. Dengan menunjukan suatu reaksi dari seseorang tersebut. Sikap yang bisa dilihat secara langsung menunjukkan keberadaan suatu respon yang diberikan. Secara tidak langsung sifat atau sikap &nbsp;emosional yang bisa menangkap stimulus sosial. Selama masa pandemi Covid-19pembelajaran seni tari dapat dilakukan secara daring dengan mencari sumber-sumber yang ada di youtube dengan melihat berbagai macam video tari. Pembelajaran melakukan berbagai macam media pembelajaran, salah satunya program yang diberi nama bahagia dirumah itu disiarkan di media sosial Youtube dengan akun budaya saya sebagai wujud nyata pemerintah memajukan kebudayaan. Juga sebagai bentuk peran aktif membantu pekerja seni dan budaya yang terdampak pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap siswa dalam mempelajari seni budaya pada saat pandemi Covid-19. Pembelajaran merupakan hal penting yang dilakukan dalam suatu proses pendidikan. Oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Strategi pembelajaran yang dapat dilakukan adalah melalui aktivitas online. Kegiatan online juga dapat membantu meningkatkan aspek perkembangan anak karena salah satu tujuan pembelajaran strategi menari pada masa pandemi adalah untuk meningkatkan aspek perkembangan karakter. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui cara belajar menari selama pandemi. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah dengan menggunakan gagasan berfikir atau tulisan ini merupakan karya ilmiah yang non penelitian, sehingga merupakan pemikiran yang terorganisir dan sistematis.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Sikap, Pembelajaran, Pandemi Covid-19</p> 2021-01-19T08:59:23+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Implementasi Perjanjian Perkawinan Sebelum, Saat Dan Sesudah Perkawinan 2021-01-29T06:28:10+00:00 Esther Masri Sri Wahyuni <p><em>Marriage agreement is an agreement made by the parties before and during the marriage which includes everything that is not limited to property but can also include other things outside of property. Since the decision of the constitutional court number 69/PUU-XIII/2015 the meaning of the marriage agreement has been loosened so that the marriage agreement can not only be made before, when the marriage is carried out but can be made as long as it is in the marriage bond as long as it does not violate the applicable legal rules, religious rules and norms decency. In the marriage agreement, the two parties namely the husband and wife can declare their will and agree on assets and separate assets. In this study the authors used a normative legal approach, namely a study using a statutory approach and descriptive analytical research characteristics. It can be concluded, based on the decision of the constitutional court number 69/PUU-XIII/2015, a marriage agreement can not only be made before, when a marriage is held, but can be made after a marriage is carried out to protect the constitutional rights of citizens and human rights</em><em>. </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Marriage, Marriage Agreement, Property</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Perjanjian perkawinan adalah perjanjian yang dibuat oleh para pihak sebelum dan saat dilangsungkan perkawinan yang mencakup segala sesuatu yang tidak terbatas pada harta benda tetapi juga dapat mencakup hal lain di luar harta benda. Sejak adanya Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 69/PUU-XIII/2015 makna perjanjian perkawinan semakin dilonggarkan sehingga perjanjian perkawinan tidak hanya dapat dibuat sebelum, saat dilangsungkan perkawinan namun dapat dibuat sepanjang dalam ikatan perkawinan, asalkan tidak melanggar aturan hukum yang berlaku, aturan agama dan norma kesusilaan. Dalam perjanjian kawin, kedua pihak yakni suami istri dapat menyatakan kehendak dan bersepakat terhadap harta kekayaan untuk melakukan penyatuan harta, dan pemisahan harta. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan hukum normatif yaitu suatu penelitian dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan sifat penelitian deskriptif analitis. Dapat disimpulkan, berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 69/PUU-XIII/2015, perjanjian perkawinan tidak hanya dapat dibuat sebelum, saat dilangsungkan perkawinan namun dapat dibuat setelah dilaksanakan suatu perkawinan untuk menjaga hak-hak konstitusional warga negara dan hak asasi manusia.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Perkawinan, Perjanjian Perkawinan, Harta Benda</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah Kepuasan Wisatawan Mancanegara dan Nusantara Ditinjau dari Keselamatan, Keamanan, Kesehatan dan Hygiene di Desa Wisata Indonesia 2021-01-29T06:28:09+00:00 Soehardi Soehardi Bani Anhar Muhamad Heru Santoso Sujiyo Miranto Rusdi Rusdi <p><em>The purpose of this study was to determine the satisfaction of foreign and domestic tourists in terms of safety, security, health and hygiene in the Tourism Village, Indonesia. The study population was all foreign and domestic tourists who visited Tourism Villages, Indonesia from January to December 2019 and the sample used was cluster random sampling, with a total of 91 respondents. Quantitative research methods were used in this study with construct validity and reliability analysis, composite reliability, cronbach's alpha, average variance extracted, path coefficient and R square. There is an effect of health and hygiene on the satisfaction of foreign and domestic tourists. The better the health and hygiene, the greater the satisfaction of foreign and domestic tourists. Accessibility to drinking water and sanitation is the main indicator of health and hygiene when compared with other indicators such as: availability of the number of doctors and nurses, hospital bed facilities and risk of disease. There is an effect of safety and security on the satisfaction of foreign and domestic tourists. The better safety and security, the greater the satisfaction of foreign and domestic tourists. The accessibility of tourist destinations is the main indicator of safety and security compared to other indicators such as: friendly and kind employees, tourist village places to protect goods belonging to foreign and domestic tourists, clarity of safety and security signs and directions, walks during the day safer than at night.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Health and Hygiene, Safety and Security, Tourism Villages</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan wisatawan mancanegara dan nusantara ditinjau dari keselamatan, keamanan, kesehatan dan <em>hygiene</em> di Desa Wisata, Indonesia. Populasi penelitian adalah seluruh wisatawan mancanegara dan nusantara yang berkunjung ke Desa-Desa Wisata, Indonesia bulan Januari hingga Desember 2019 dan sample yang digunakan adalah <em>cluster random sampling</em> diperoleh responden berjumlah 91. Metode penelitian <em>kuantitatif</em> digunakan dalam penelitian ini dengan analisis <em>construct validity and reliability, composite reliability, cronbach’s alpha, average variance extracted, path coefficient and R square</em>. Ada pengaruh kesehatan dan <em>hygiene</em> terhadap kepuasan wisatawan mancanegara dan nusantara. Semakin baik kesehatan dan <em>hygiene</em>, maka semakin meningkat kepuasan wisatawan mancanegara dan nusantara. Aksesabilitas ke air minum dan sanitasi merupakan indikator utama kesehatan dan hygiene apabila dibandingkan dengan indikator lainnya seperti: ketersediaan jumlah dokter dan perawat, fasilitas tempat tidur rumah sakit dan resiko terkena penyakit. Ada pengaruh keselamatan dan keamanan terhadap kepuasan wisatawan mancanegara dan nusantara. Semakin baik keselamatan dan kesamanan, maka semakin meningkat kepuasan wisatawan mancanegara dan nusantara. Aksesabilitas tujuan wisata merupakan indikator utama keselamatan dan keamanan dibandingkan dengan indikator lainnya seperti: karyawan yang bersahabat dan baik, tempat desa wisata melindungi barang-barang milik wisatawan mancanegara dan nusantara, kejelasan rambu-rambu dan arahan keselamatan dan keamanan, jalan-jalan di siang hari lebih aman dibandingkan malam hari.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Kesehatan dan <em>Hygiene</em>, Keselamatan dan Keamanan, Desa Wisata</p> 2021-01-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Jurnal Kajian Ilmiah