Analisis Total Productive Maintenance Guna Meningkatkan Produktivitas Mesin Ekstrusi Type 2500 Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness

Authors

  • Zulkani Sinaga Zul Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

DOI:

https://doi.org/10.31599/jies.v3i1.1127

Abstract

Perusahaan industri manufaktur selalu dihadapkan dengan permasalahan produktivitas, kualitas dan pengiriman sebagaimana tuntutan dari pelanggan, PT. XYZ bergerak dalam bidang manufaktur membuat berbagai produk profil aluminium selama periode tahun 2020 perusahaan mengalami downtime mesin ekstrusi type 2500 sebesar 9807 menit melebihi standar dari perusahaan yaitu 7800 menit dalam setahun, hal tersebut merupakan salah satu penyebab terjadi penurunan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mesin menggunakan metode OEE (overall equipment effectiveness), untuk meningkatkan produktivitas mesin ekstrusi type 2500 dari hasil analisa six big losses dapat mengidentifikasi penyebab masalah utama downtime mesin ekstrusi type 2500. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengukuran overall equipment effectiveness diperoleh presentasi rata-rata Avaibility Ratio sebesar 92,24%, Performance Ratio sebesar 49,56% dan Quality Rate sebesar 99,72% sehingga nilai rata-rata overall equipment effectiveness sebesar 45.61% dimana nilai ini masih dibawah standar rata – rata nilai ideal overall equipment effectiveness yaitu 85%. Hasil pengukuran six big losses diperoleh hasil nilai downtime: equipment failure losses 3.81%, setup and adjusment losses 3.95%, speed losses: idle and minor stoppage 3.03%, reduce speed losses 46.51%, quality losses:defect losses 0.13%, reduced yield 0%, dari data tersebut diketahui penyebab masalah utama pada bagian speed losses dengan kerugian tertinggi pada reduce speed losses sebesar 46,51%.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-06-26

Issue

Section

Articles