Pendekatan Pemodelan Untuk Analisis Dampak Lingkungan Sektor Transportasi: Studi Kasus Emisi Gas Buang dan Resuspensi Kendaraan Bermotor
DOI:
https://doi.org/10.31599/1n4web43Keywords:
Emisi, Kendaraan , UdaraAbstract
Sektor transportasi merupakan salah satu kontributor utama pencemaran udara yang menghasilkan emisi partikulat baik dari gas buang kendaraan maupun sumber non-knalpot seperti resuspensi debu jalan akibat aktivitas kendaraan bermotor. Emisi partikulat seperti Total Suspended Particulate (TSP), PM10, dan PM2,5 berpotensi menurunkan kualitas udara ambien serta berdampak terhadap kesehatan manusia. Besarnya emisi dan pola penyebarannya dipengaruhi oleh aktivitas kendaraan, kondisi jalan, serta faktor meteorologi termasuk musim hujan dan musim kemarau. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung beban emisi partikulat berupa TSP, PM10, dan PM2,5 yang berasal dari emisi gas buang dan resuspensi kendaraan bermotor serta menganalisis pola sebaran konsentrasi partikulat terhadap kualitas udara ambien di sekitar area kegiatan menggunakan pendekatan model dispersi udara pada kondisi musim hujan dan musim kemarau. Perhitungan beban emisi dilakukan menggunakan pendekatan faktor emisi, kemudian nilai laju emisi digunakan sebagai input model dispersi untuk mensimulasikan distribusi spasial konsentrasi partikulat. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa konsentrasi partikulat tertinggi berada di sekitar jalur lalu lintas dan menurun seiring bertambahnya jarak dari sumber emisi, dengan kontribusi resuspensi yang lebih dominan terutama pada musim kemarau akibat kondisi jalan yang lebih kering.
Downloads
References
-Abidin, J., & Hasibuan, F. A. (2019). Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 5(2).
Badan Pusat Statistik. “Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenis (Unit).” Diakses 23 September 2025. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTcjMg==/perkembangan-jumlah-kendaraan-bermotor-menurut-jenis--unit-.html
Einstein, A. (2010). Principles of Environmental Modeling. 37–61. https://doi.org/10.1007/978-90-481-8608-2
EPA, U. (2011). AP-42: Compilation of Air Emissions Factors from Stationary Sources.
Fussell, J. C., Franklin, M., Green, D. C., Gustafsson, M., Harrison, R. M., Hicks, W., Kelly, F. J., Kishta, F., Miller, M. R., Mudway, I. S., Oroumiyeh, F., Selley, L., Wang, M., & Zhu, Y. (2022). Edinburgh Research Explorer A Review of Road Traffic-Derived Non-Exhaust Particles : Emissions , Physicochemical Characteristics , Health Risks , and Mitigation Measures A Review of Road Tra ffi c-Derived Non-Exhaust Particles : Emissions , Physicochemica. https://doi.org/10.1021/acs.est.2c01072
Grigoratos, T., & Martini, G. (2017). Brake wear particle emissions : a review Brake wear particle emissions : a review. September. https://doi.org/10.1007/s11356-014-3696-8
Institute for Essential Services Reform. “Realizing a Low-Emission and Sustainable Transportation Strategy for a Progressive Indonesia by 2045.” 14 July 2025. Diakses 23 September 2025.
Khan, K., Pan, W., Liu, T., Huang, J., Huang, P., & Kuo, H. (2026). Association of PM 2 . 5 and PM 10 exposure with respiratory and cardiovascular diseases among residents near a power plant in Taiwan.
Kementerian Negara Lingkungan Hidup. (2007). Mempra-kirakan dampak lingkungan: Kualitas udara. Deputi Bidang Tata Lingkungan
LCDI Indonesia. “GRK Energi.” Diakses 23 September 2025. https://lcdi-indonesia.id/grk-energi
M. Taffarel Faridzi Naufal, Munfarida, I., & Yusriani. (2023). Dampak : Jurnal Teknik Lingkungan Universitas Andalas Analisis Karbon Monoksida ( CO ) Menggunakan Metode Gaussian Plume di Persimpangan Margorejo Ahmad Yani Surabaya. 1, 16–25.
Obeid, B., Muresan-paslaru, B., & Murzyn, F. (2024). Factors influencing particle resuspension and dispersion : An experimental study using test-track measurements. Transportation Research Part D, 134(June), 104321. https://doi.org/10.1016/j.trd.2024.104321
Purnomoasri, R. A. D., & Handayani, D. (2022). Analisis dan Mitigasi Emisi Gas Buang Akibat Transportasi ( Studi Kasus Kabupaten Magetan ). 24, 29–36.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Engineering Environtmental Energy and Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


