PKW Budidaya Sayuran Hidroponik di Desa Pekalongan Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara

Authors

  • Akhmad Syakhroni Universitas Islam Sultan Agung
  • M. Sagaf Universitas Islam Sultan Agung
  • Novi Marlyana Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.31599/jstpm.v2i2.797

Keywords:

Hidroponik, PH dan TDS, suhu, kelembapan

Abstract

Salah satu pembudidaya sayuran hidroponik di kabupaten Jepara Bapak Ryan Arfian dengan usahanya yang bernama Bagus Hydrofarm (Mitra) memiliki permasalahan di bidang kapasitas produksi yang rendah. Hal ini dikarenakan mitra hanya mempunyai 800 titik tanam dewasa. Proses produksi sayuran hidroponik juga masih rendah karena belum adanya kontrol kualitas pada hasil produksinya. Permasalahan tersebut muncul karena belum adanya pengetahuan mitra mengenai proses produksi dan kontrol kualitas yang cukup dan baik. Selain itu juga disebabkan oleh belum adanya alat untuk mengetahui kandungan nutrisi pada air dan belum adanya alat ukur kelembaban dan suhu. Managemen usaha pada mitra juga masih dikelola secara sederhana dan kekeluargaan.untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode yang digunakan antara lain sosialisasi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil peningkatan manfaat dari program kemitraan wilayah ini adalah peningkatan kapasitas produksi sebesar 17,5%, peningkatan pengetahuan cara budidaya sayuran hidroponik sebesar 100%, peningkatan aset berupa alat ukur PH dan TDS sebesar 100%, peningkatan aset berupa alat pengukur suhu dan kelembaban sebesar 100%, peningkatan pengetahuan tentang manajemen usaha yang baik sebesar 100%.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-12-31