Tindak Pidana Pembunuhan dengan Mutilasi dalam Hukum Pidana di Indonesia

Authors

  • Ahmad Fakultas Hukum, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Zulkifli Ismail Fakultas Hukum, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Melanie Pita Lestari Fakultas Hukum, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

DOI:

https://doi.org/10.31599/krtha.v16i2.1612

Keywords:

murder, mutilation, Indonesian Criminal Law

Abstract

Mutilasi merupakan sebuah perbuatan yang membuat korban menjadi mati dengan cara menghilangkang nyawa lalu memotong-motong bagian tubuh korban. Mutilasi ini memiliki tujuan untuk menghilangkan jejak dari pembunuhan tersebut. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 338 dan Pasal 340 menjadi dasar untuk menjatuhkan hukuman bagi para pelaku tindak kejahatan mutilasi, namun kedua pasal tersebut tidak mengatur dan menjelaskan secara terperinci tentang mutilasi. Dikarenakan belum adanya pengaturan yang secara spesifik mengatur mengenai pembunuhan mutilasi, maka pelaku mutilasi dikenakan pasal yang sama dengan pelaku pembunuhan biasa dan pembunuhan berencana. Oleh karena itu, permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan ini adalah bagaimanakah tindak pidana pembunuhan dengan mutilasi dalam hukum pidana di Indonesia. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah agar tindak pidana pembunuhan dengan mutilasi mendapat pengaturan khusus dalam peraturan perundang-undangan agar terdapat perbedaan khusus bagi pelaku sehingga dapat memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

Ali, Zainudin, Hukum Pidana Islam, Jakarta: SinarGrafika, 2007

Faramis, F, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta: RajaGrafindo, 2014

Imran, M. F. Mutilasi di Indonesia: Modus, Tempus, Locus, Actus, Jakarta: Yayasan Pustaka

Obor Indonesia, 2015

Kholiq, M. Abdul, BukuPedomanKuliah Hukum Pidana, Yogyakarta: Fakultas Hukum

Universitas Islam Indonesia, 2012

Lamintang, P.A.F., Delik-DelikKhususKejahatanTerhadapNyawa, Tubuh dan Kesehatan,

Jakarta: SinarGrafika, 2012

PenghimpunSolahuddin, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Acara Pidana dan Perdata

(KUHP, KUHAP, dan KUHPer), CetakanPertama, Jakarta: Visimedia, 2008

Santoso, Topo, Kriminologi, Jakarta: Raja Grafindo Perkasa, 2013

Waluyo, Bambang, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Jakarta: PT. Bulan Bintang, 2000

Jurnal dan Internet

Awaeh, Stevin Hard, Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Kejahatan Mutilasi Menurut

Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Jurnal Lex Privatum, Vol. 5 (7).

Bahri, F. Tindak Pidana Mutilasi dalam Perspektif Hukum, Kriminologi dan Viktimologi, Jurnal

Negara dan Keadilan, Vol. 9 (2)

http://megapolitan.kompas.com/read/2021/01/16/08355441/akhir-kasus-mutilasi-di-bekasi-

vonis-7-tahun-penjara-bagi-si-remaja?page=all

A. Arbi, Setiabudi 13, Kasus Mutilasi 40 Tahun Lalu yang Tak Terpecahkan Hingga Kini, 2021

http://megapolitan.kompas.com/read/2021/02/03/11374031/setiabudi-13-kasus-mutilasi-40-tahun-lalu-yang-tak-terpecahkan-hingga?page=all

http://nasional.okezone.com/read/2021/06/03/337/2419706/6-kasus-mutilasi-terheboh-di-

indonesia-ada-yang-dipotong-11-bagian

Adam, W. Mutilasi Telah Berlangsung Sejak 100 SM, 2008

http://new.detik.com/berita/d-1047366/mutilasi-telah-berlangsung-sejak-100-SM

http://psikologitube.blogspot.com

http://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/12/10/kronologi-lengkap-kasus-remaja-mutilasi-

pemuda-di-bekasi-awal-kenal-hingga-detik-detik-pembunuhan

Irianyanto, E. dan H. Halif, Unsur Rencana dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana,

Jurnal Yudisial, 14 (1)

Downloads

Published

2022-11-02

How to Cite

Ahmad, Ismail, Z., & Lestari, M. P. (2022). Tindak Pidana Pembunuhan dengan Mutilasi dalam Hukum Pidana di Indonesia. KRTHA BHAYANGKARA, 16(2), 429–444. https://doi.org/10.31599/krtha.v16i2.1612