PROFIL KECENDERUNGAN KECEMASAN SOSIAL MAHASISWA BERDASARKAN JENIS KELAMIN
Keywords:
Kecemasan Sosial, Mahasiswa, Jenis KelaminAbstract
Kecemasan sosial merupakan salah satu permasalahan psikologis yang sering dialami mahasiswa dan dapat memengaruhi kemampuan individu dalam berinteraksi, berkomunikasi, serta berpartisipasi dalam berbagai aktivitas akademik dan sosial. Tingginya tuntutan sosial di lingkungan perguruan tinggi berpotensi menimbulkan perasaan takut terhadap evaluasi negatif, rasa tidak nyaman saat menjadi pusat perhatian, dan kecenderungan menghindari situasi sosial tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kecenderungan kecemasan sosial mahasiswa berdasarkan jenis kelamin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Responden penelitian terdiri atas 153 mahasiswa yang terdiri dari 36 mahasiswa laki-laki dan 117 mahasiswa perempuan. Data dikumpulkan menggunakan skala kecemasan sosial yang telah dianalisis kualitas psikometriknya melalui Principal Component Analysis (PCA). Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen memiliki struktur unidimensional dengan satu komponen utama yang memiliki nilai eigenvalue sebesar 5,623 dan mampu menjelaskan 56,2% varians total. Seluruh aitem menunjukkan nilai component loading yang tinggi, yaitu berkisar antara 0,675 hingga 0,841. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata skor kecemasan sosial pada mahasiswa laki-laki (M = 24,750) dan perempuan (M = 24,735) relatif sama, meskipun kelompok laki-laki memiliki variasi skor yang lebih besar dibandingkan kelompok perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan sosial merupakan fenomena yang dialami oleh mahasiswa tanpa memandang jenis kelamin, sehingga diperlukan upaya pengembangan keterampilan sosial dan layanan psikologis untuk membantu mahasiswa dalam menghadapi tuntutan sosial di lingkungan perguruan tinggi