DINAMIKA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA: TINJAUAN BERDASARKAN DURASI PENGGUNAAN HARIAN
Keywords:
Media Sosial, Mahasiswa, Durasi Pengguna HarianAbstract
Penggunaan media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa seiring dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Mahasiswa memanfaatkan media sosial untuk berbagai tujuan, seperti komunikasi, pencarian informasi, hiburan, dan aktivitas akademik. Namun, tingginya intensitas penggunaan media sosial menimbulkan fenomena yang menarik untuk dikaji karena menunjukkan adanya variasi durasi penggunaan harian di kalangan mahasiswa. Perbedaan durasi penggunaan media sosial dapat mencerminkan karakteristik perilaku digital yang berbeda pada setiap individu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika penggunaan media sosial pada mahasiswa berdasarkan durasi penggunaan harian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Responden penelitian dikelompokkan berdasarkan rata-rata waktu penggunaan media sosial per hari, yaitu kurang dari 2 jam, 2–4 jam, dan lebih dari 4 jam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai distribusi responden dan karakteristik penggunaan media sosial pada masing-masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori penggunaan media sosial lebih dari 4 jam per hari. Kelompok pengguna media sosial kurang dari 2 jam per hari memiliki nilai rata-rata skor sebesar 94,80, sedangkan kelompok 2–4 jam per hari memiliki rata-rata skor sebesar 85,31 dan kelompok lebih dari 4 jam per hari memiliki rata-rata skor sebesar 85,30. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pola penggunaan media sosial yang beragam berdasarkan durasi
penggunaan harian. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial telah menjadi aktivitas dominan dalam kehidupan mahasiswa dan menggambarkan adanya variasi karakteristik perilaku digital pada setiap kelompok durasi penggunaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program literasi digital yang mendorong penggunaan media sosial secara lebih bijak, produktif, dan seimbang.