GAMBARAN DISTORSI KOGNITIF PADA WANITA DEWASA AWAL DI KOTA BEKASI
Keywords:
Distorsi Kognitif, Wanita Dewasa Awal, Kota BekasiAbstract
Masa dewasa awal merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh berbagai tuntutan akademik, pekerjaan, hubungan interpersonal, dan penyesuaian sosial yang berpotensi memengaruhi cara individu memaknai pengalaman hidup. Tekanan yang muncul pada fase ini dapat meningkatkan kecenderungan distorsi kognitif, yaitu pola pikir yang tidak rasional dan cenderung menghasilkan interpretasi negatif terhadap suatu peristiwa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran distorsi kognitif pada wanita dewasa awal di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah wanita dewasa awal yang berdomisili di Kota Bekasi. Data dikumpulkan menggunakan skala distorsi kognitif dan dianalisis melalui statistik deskriptif yang meliputi frekuensi, mean, standar deviasi, skor minimum, dan skor maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori skor 1 memiliki jumlah responden terbanyak yaitu 78 orang dengan mean 20,05 dan standar deviasi 3,490, sedangkan kategori skor 2, skor 3, dan lebih dari 3 masing-masing berjumlah 34 orang, 17 orang, dan 23 orang dengan nilai mean yang relatif serupa, yaitu 20,03; 20,06; dan 19,74. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat distorsi kognitif pada wanita dewasa awal di Kota Bekasi cenderung tersebar merata dengan variasi skor yang berbeda pada setiap kelompok. Dengan demikian, distorsi kognitif merupakan fenomena yang masih ditemukan pada wanita dewasa awal dan berpotensi dipengaruhi oleh berbagai tuntutan perkembangan serta tekanan sosial yang dihadapi.