Analisis Kualitas Kompos Sampah Organik Menggunakan Metode Takakura Dengan Aktivator Em4 dan Tetes Tebu
Keywords:
sampah organik rumah tangga, metode Takakura, komposting, EM4, molase, kualitas komposAbstract
Sampah organik rumah tangga merupakan penyumbang terbesar timbulan sampah di Indonesia dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu upaya pengelolaan sampah organik yang sederhana dan ramah lingkungan adalah pengomposan dengan metode Takakura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kompos yang dihasilkan melalui metode Takakura dengan penambahan bioaktivator Effective Microorganisms 4 (EM4) dan molase (tetes tebu) berdasarkan parameter fisik. Metode penelitian yang digunakan adalah pengomposan sampah organik rumah tangga menggunakan keranjang Takakura dengan penambahan EM4 dan molase sebagai sumber mikroorganisme dan energi bagi mikroba pengurai. Parameter fisik yang diamati meliputi warna, bau, suhu, kelembaban, pH, waktu pengomposan, dan penyusutan kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengomposan berlangsung efektif dengan ditandai perubahan warna menjadi coklat kehitaman, bau tanah, suhu yang stabil, kelembaban dan pH yang sesuai, serta waktu pengomposan yang relatif singkat. Penyusutan volume kompos juga menunjukkan proses dekomposisi berjalan optimal. Berdasarkan hasil tersebut, kompos yang dihasilkan memenuhi karakteristik fisik kompos matang sesuai standar mutu pupuk organik, sehingga metode Takakura dengan penambahan EM4 dan molase berpotensi menjadi solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang berkelanjutan.
