Strategi Pemolisian Responsif-Defensif Dalam Menjaga Kamtibmas Pasca Gencatan Senjata Global: Studi Kasus Dampak Konflik Iran-Amerika

Penulis

  • Dian Priheryanti Havid Fakultas Hukum; Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Penulis
  • R. Lina Sinaulan lina.sinaulan@dsn.ubharajaya.ac.id Penulis
  • Awaluddin Marwan Fakultas Hukum; Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31599/rsx5de34

Kata Kunci:

Anti-corruption, Iran-America, Legal Politics, Police, Public Order

Abstrak

Eskalasi ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat secara konsisten memberikan dampak transnasional yang memengaruhi stabilitas keamanan domestik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi Polri dalam kerangka konfigurasi politik hukum responsif-defensif selama masa gencatan senjata global. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis kebijakan, penelitian ini menemukan bahwa Polri menjalankan peran ganda yang krusial. Dalam dimensi responsif, Polri mengedepankan humanist policing melalui pengelolaan aksi massa dan dialog lintas unsur masyarakat untuk meredam polarisasi ideologis. Sementara dalam dimensi defensif, Polri memperkuat pengamanan obyek vital nasional serta patroli siber guna memitigasi ancaman proxy war dan disinformasi yang dapat mengganggu ketertiban umum. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya akuntabilitas operasional dalam masa siaga keamanan untuk mencegah celah korupsi pada tata kelola anggaran darurat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sinkronisasi antara kebijakan luar negeri yang bebas aktif dengan strategi kamtibmas yang adaptif menjadi kunci resiliensi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik.

Diterbitkan

2026-10-04

Terbitan

Bagian

Articles