PENGEMBANGAN DAN VALIDASI SKALA BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASISWA: ANALISIS KONSTRUK MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA)
Keywords:
Burnout Akademik, Validitas Konstruk, Principal Component AnalysisAbstract
Burnout akademik merupakan salah satu permasalahan psikologis yang semakin banyak dialami mahasiswa akibat tingginya tuntutan akademik, beban tugas, tekanan pencapaian prestasi, serta kesulitan dalam menyeimbangkan aktivitas akademik dan kehidupan pribadi. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan emosional, penurunan motivasi belajar, sikap sinis terhadap kegiatan akademik, serta menurunnya efektivitas diri yang pada akhirnya berdampak pada prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Salah satu kendala dalam upaya identifikasi burnout akademik adalah terbatasnya instrumen yang memiliki kualitas psikometrik yang memadai dan sesuai dengan karakteristik mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi skala burnout akademik pada mahasiswa melalui analisis konstruk menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengembangan alat ukur psikologis yang meliputi penyusunan indikator berdasarkan kajian teori, penulisan aitem, penilaian ahli (expert judgement), uji coba instrumen, serta pengujian validitas dan reliabilitas. Instrumen yang dikembangkan terdiri dari 14 aitem yang diujikan kepada mahasiswa sebagai responden penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh aitem dinyatakan layak berdasarkan penilaian ahli. Analisis PCA menghasilkan satu komponen utama dengan nilai eigenvalue sebesar 9,386 yang mampu menjelaskan 67,0% varians total. Seluruh aitem memiliki nilai factor loading yang tinggi, yaitu antara 0,761 hingga 0,869, yang menunjukkan kemampuan aitem dalam merepresentasikan konstruk burnout akademik. Selain itu, hasil uji reliabilitas menunjukkan koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,961 yang mengindikasikan konsistensi internal yang sangat baik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa skala burnout akademik yang dikembangkan memiliki validitas konstruk dan reliabilitas yang sangat baik sehingga layak digunakan sebagai instrumen pengukuran burnout akademik pada mahasiswa.