PERBEDAAN TINGKAT EVALUASI DIRI (SELF-ESTEEM) BERDASARKAN USIA PADA MASA DEWASA AWAL
Kata Kunci:
Self-Esteem, Evaluasi Diri, Dewasa AwalAbstrak
Masa dewasa awal merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh berbagai perubahan psikologis dan sosial yang dapat memengaruhi evaluasi diri (self-esteem) individu. Self-esteem menjadi aspek penting karena berperan dalam pembentukan kepercayaan diri, penyesuaian sosial, serta kesejahteraan psikologis. Namun, tingkat self-esteem pada individu dewasa awal tidak selalu sama dan diduga berbeda berdasarkan usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat evaluasi diri (self-esteem) berdasarkan usia pada masa dewasa awal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif komparatif. Data diperoleh melalui pengukuran self-esteem pada responden berusia 18–25 tahun yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori usia. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif yang meliputi jumlah responden, nilai rata-rata (mean), standar deviasi, nilai minimum, dan nilai maksimum pada setiap kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata self-esteem cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Kelompok usia 18 tahun memiliki rata-rata skor 23,73, sedangkan rata-rata tertinggi ditemukan pada kelompok usia 24 tahun sebesar 27,80. Meskipun demikian, terdapat variasi skor pada setiap kelompok usia yang ditunjukkan oleh perbedaan nilai standar deviasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa individu yang lebih dewasa cenderung memiliki evaluasi diri yang lebih positif dibandingkan individu yang lebih muda, meskipun faktor-faktor lain seperti pengalaman hidup dan lingkungan sosial turut memengaruhi perkembangan self-esteem. Dengan demikian, usia merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan tingkat evaluasi diri pada masa dewasa awal.