KECENDERUNGAN SOCIAL COMPARISON PADA MAHASISWA: ANALISIS DESKRIPTIF

Penulis

  • Hildegardis Patricia Loko Wewa Penulis
  • Hanna Putri Haryanto Penulis
  • Nabila Apsarini Ardina Azalia Penulis

Kata Kunci:

Social Comparison, Mahasiswa, Analisis Deskriptif

Abstrak

Social comparison merupakan kecenderungan individu untuk mengevaluasi kemampuan, pendapat, dan kondisi dirinya dengan membandingkannya terhadap orang lain. Fenomena ini semakin sering ditemukan pada mahasiswa seiring meningkatnya penggunaan media sosial yang menyajikan berbagai informasi mengenai pencapaian, gaya hidup, dan aktivitas individu lain. Kondisi tersebut dapat memengaruhi cara mahasiswa memandang dirinya, baik secara positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecenderungan social comparison pada mahasiswa melalui analisis statistik deskriptif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 161 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala social comparison yang terdiri atas 15 aitem dengan empat alternatif jawaban pada skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif yang meliputi nilai minimum, maksimum, rata-rata (mean), dan simpangan baku (standard deviation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan social comparison pada mahasiswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 45,90 dan simpangan baku sebesar 13,85. Rata-rata usia responden adalah 20,97 tahun dengan rentang usia 15–30 tahun. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku membandingkan diri merupakan fenomena yang umum dialami mahasiswa, namun masih berada pada tingkat yang moderat. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan program psikoedukasi mengenai penggunaan media sosial yang sehat serta mendorong terbentuknya evaluasi diri yang lebih adaptif pada mahasiswa.

Diterbitkan

2026-09-15