ANALISIS PERILAKU KONSUMTIF BERDASARKAN TINGKAT PENGELUARAN PADA MAHASISWA GENERASI Z

Penulis

  • Jelita Fransiska Sianturi Penulis
  • Maharani Az Zahra Penulis
  • Nurin Nabillah Penulis

Kata Kunci:

Perilaku Konsumtif, Tingkat Pengeluaran, Generasi Z

Abstrak

Perkembangan teknologi digital, media sosial, dan kemudahan akses transaksi elektronik telah mendorong meningkatnya perilaku konsumtif pada mahasiswa Generasi Z. Kondisi ini ditandai dengan kecenderungan individu melakukan pembelian tidak hanya berdasarkan kebutuhan, tetapi juga karena keinginan, tren, dan dorongan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumtif berdasarkan tingkat pengeluaran pada mahasiswa Generasi Z.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan mahasiswa Generasi Z sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Perilaku Konsumtif yang disusun berdasarkan aspek impulsive buying, wasteful buying, dan pleasure-oriented buying. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, dan Principal Component Analysis (PCA) dengan bantuan aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok mahasiswa dengan pengeluaran lebih dari Rp2.000.000 memiliki rata-rata skor perilaku konsumtif tertinggi (M = 46,88), sedangkan kelompok dengan pengeluaran kurang dari Rp500.000 memiliki rata-rata skor terendah (M = 42,15). Hasil pengujian instrumen menunjukkan bahwa 16 dari 18 aitem dinyatakan valid dengan koefisien reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,675. Analisis PCA menghasilkan dua komponen utama, yaitu pertimbangan rasional dalam pembelian dan perilaku konsumtif impulsif. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswa Generasi Z cenderung meningkat seiring dengan tingginya tingkat pengeluaran, meskipun faktor psikologis, sosial, dan literasi keuangan juga berkontribusi dalam membentuk perilaku tersebut. Dengan demikian, perilaku konsumtif merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh kemampuan pengeluaran dan berbagai faktor pendukung lainnya.

Diterbitkan

2026-09-15