BAGAIMANA MAHASISWA MENGELOLA EMOSI? POTRET REGULASI EMOSI DALAM KEHIDUPAN AKADEMIK

Penulis

  • Merliana Elisa Putri Penulis
  • Amalia Eka Putri Penulis
  • Arjun Rojalio Hibrizi Penulis

Kata Kunci:

Regulasi Emosi, Mahasiswa, Kehidupan Akademik

Abstrak

Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan menghadapi berbagai tuntutan akademik dan sosial yang dapat memunculkan tekanan psikologis. Beban tugas, ujian, tuntutan pencapaian prestasi, serta penyesuaian terhadap lingkungan perguruan tinggi menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi kondisi emosional mahasiswa. Kemampuan regulasi emosi menjadi penting karena berperan dalam membantu individu mengelola, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara adaptif ketika menghadapi berbagai tantangan tersebut. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah perlunya gambaran empiris mengenai tingkat regulasi emosi mahasiswa dalam kehidupan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan regulasi emosi mahasiswa sebagai salah satu aspek psikologis yang mendukung keberhasilan akademik dan penyesuaian diri di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 160 mahasiswa yang dipilih sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala regulasi emosi yang disusun berdasarkan aspek-aspek regulasi emosi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa laki-laki memiliki nilai rata-rata regulasi emosi sebesar 67,73 dengan standar deviasi 6,649, sedangkan mahasiswa perempuan memiliki nilai rata-rata sebesar 65,61 dengan standar deviasi 5,984. Hasil Q-Q Plot menunjukkan bahwa data regulasi emosi pada kedua kelompok cenderung berdistribusi normal. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kemampuan regulasi emosi yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dalam penelitian ini memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mengelola emosi sehingga mampu mendukung proses adaptasi, kesejahteraan psikologis, dan keberhasilan dalam menghadapi tuntutan kehidupan akademik.

Diterbitkan

2026-09-15