ANALISIS PERCEIVED SOCIAL RISK DALAM PERILAKU BERPENDAPAT DI MEDIA SOSIAL PADA PENGGUNA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
Kata Kunci:
Preceived Social Risk, Media Sosial, Perilaku BerpendapatAbstrak
Media sosial telah menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, berbagi informasi, dan berpartisipasi dalam diskusi publik. Meskipun memberikan ruang yang luas untuk berekspresi, aktivitas berpendapat di media sosial juga dapat menimbulkan berbagai konsekuensi sosial, seperti kritik, penolakan, perundungan daring, maupun penilaian negatif dari pengguna lain. Kondisi tersebut berkaitan dengan Perceived Social Risk, yaitu persepsi individu terhadap risiko sosial yang mungkin muncul akibat tindakan atau pendapat yang disampaikan di lingkungan sosial. Adanya kemungkinan konsekuensi sosial tersebut dapat memengaruhi keberanian seseorang dalam mengekspresikan opini di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perceived Social Risk dalam perilaku berpendapat di media sosial pada pengguna laki-laki dan perempuan serta memberikan gambaran mengenai tingkat persepsi risiko sosial yang dirasakan oleh kedua kelompok tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner Perceived Social Risk Scale (PSRS) kepada pengguna media sosial yang menjadi responden penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik persepsi risiko sosial pada masing-masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna laki-laki dan perempuan memiliki tingkat persepsi risiko sosial yang relatif serupa dalam aktivitas berpendapat di media sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua kelompok sama-sama mempertimbangkan kemungkinan munculnya konsekuensi sosial sebelum menyampaikan pendapat di ruang digital. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi risiko sosial lebih dipengaruhi oleh faktor individu dan pengalaman berinteraksi di media sosial dibandingkan oleh perbedaan gender. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Perceived Social Risk merupakan faktor penting yang memengaruhi perilaku berpendapat di media sosial, namun tidak menunjukkan perbedaan yang berarti antara pengguna laki-laki dan perempuan.