KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN PROSES FABRIKASI BAJA MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) DI PT. BAKRIE METAL INDUSTRIES

Penulis

  • Farah Fahrunnisa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Penulis

Kata Kunci:

Penilaian Siklus Hidup, Dampak Lingkungan, Fabrikasi Baja, SimaPro, ISO 14040

Abstrak

Peningkatan infrastruktur Pembangunan di Indonesia mendorong pertumbuhan industri manufaktur baja yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, terutama dari konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca. PT. Bakrie Metal Industries sebagai salah satu Perusahaan manufaktur baja yang memiliki proses fabrikasi yang kompleks dan intensif energi, sehingga diperlukan kajian dampak lingkungan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari proses fabrikasi baja di PT. Bakrie Metal Industries menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). LCA ataui Lifei Cyclei Asseissmeint, adalah suiatui peindeikatan yang diguinakan uintuik meingeivaluiasi dampak lingkuingan dari seibuiah produik ataui aktivitas seipanjang sikluis hiduipnya. Proseis ini meincakuip beirbagai tahap, muilai dari peingambilan bahan bakui, diikuiti oleih proseis produiksi, peingguinaan, hingga tahap akhir yaitui peingolahan limbah(Handayani, 2022).Berdasarkan standar ISO 14040 dan ISO 14044. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada pendekatan cradle to gate, dengan objek penelitian meliputi produk flex-beam guard rail, nestable flange e-100, multi plate, bridge deck, dan jembatan baja. Tahapan LCA yang dilakukan meliputi penetapan tujuan dan ruang lingkup, Life Cycle Inventory (LCI), Life Cycle Impact Assessment (LCIA), dan interpretasi hasil. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak SimaPro dengan metode ReCiPe 2016 Midpoint (I). Seiteilah meilakuikan peinilaian dampak lingkuingan deingan meingguinakan softwarei SimaPro maka dibuiatlah reikomeindasi peirbaikan. Beirdasarkan hasil Lifei Cyclei Inteirpreitation, kateigori dampak yang paling dominan pada proseis fabrikasi lima produik baja adalah Teirreistrial Eicotoxicity, Global Warming, Seirta Fosil Reisouicei Scarcity. Oleih kareina itui, reikomeindasi peirbaikan difokuiskan pada peinguirangan konsuimsi eineirgi, optimalisasi mateirial, seirta peingeindalian eimisi dari proseis huilui dan peinduikuing

Diterbitkan

2026-03-31