ANALISIS PENINGKATAN AVAILABILITY MESIN HIGH FREQUENCY PRECISION QUENCHING DENGAN MENGGUNAKAN METODE OEE DI PT XYZ

Penulis

  • Andika Risky Wijaya Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Penulis

Kata Kunci:

Availability, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Downtime, Six Big Losses, Total Productive Maintenance

Abstrak

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur komponen otomotif yang menggunakan mesin High Frequency Precision Quenching (HFPQ) dalam proses heat treatment. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya downtime mesin yang berdampak pada rendahnya nilai availability sehingga target produksi belum tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas mesin HFPQ serta mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya availability menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengolahan data operasional mesin periode Januari–Desember 2024. Analisis dilakukan melalui perhitungan OEE, identifikasi Six Big Losses, penentuan prioritas kerugian menggunakan diagram Pareto, analisis akar penyebab dengan brainstorming dan diagram fishbone, serta penyusunan usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata availability mesin HFPQ sebesar 83,75%, masih berada di bawah standar world class sebesar 90%. Kerugian terbesar berasal dari equipment failure losses dengan rata-rata 11,42% dan set-up and adjustment losses sebesar 3,90%. Berdasarkan usulan perbaikan yang disusun, nilai availability diproyeksikan meningkat menjadi 94,71% dan nilai OEE meningkat dari 75,92% menjadi 85,85%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan sistem perawatan mesin guna meningkatkan efektivitas dan produktivitas perusahaan.

Diterbitkan

2026-03-31