SINTESIS LATEX AKRILIK UNTUK CAT RAMAH LINGKUNGAN MELALUI TEKNOLOGI EMULSI POLIMERISASI
Kata Kunci:
lateks akrilik, emulsi, polimerisasi, methyl methacrylate, cat berbasis airAbstrak
Pengembangan cat berbasis air (water-based coatings) menjadi salah satu upaya untuk mengurangi dampak lingkungan akibat emisi Volatile Organic Compounds (VOC) dari cat berbasis pelarut organik. Salah satu komponen utama dalam formulasi cat berbasis air adalah bahan pengikat (binder) berupa lateks akrilik yang umumnya disintesis melalui teknologi emulsi polimerisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses sintesis lateks akrilik berbasis monomer methyl methacrylate (MMA) dan butyl acrylate (BA) menggunakan metode emulsi polimerisasi semi-batch, menentukan karakteristik fisik lateks yang dihasilkan, serta mengevaluasi potensinya sebagai bahan pengikat cat berbasis air yang ramah lingkungan. Sintesis dilakukan pada skala laboratorium, diikuti dengan pengujian karakteristik fisik meliputi total padatan, viskositas, pH, dan tampilan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lateks akrilik yang dihasilkan memiliki nilai total padatan sebesar 44,54–44,60% (b/b), viskositas sebesar 228–280 cP, serta pH pada kisaran 8,48–8,84. Secara visual, lateks menunjukkan tampilan putih susu kebiruan yang homogen tanpa indikasi flokulasi atau pemisahan fase. Konsistensi nilai parameter fisik yang diperoleh menunjukkan bahwa proses sintesis berlangsung secara stabil dan reprodusibel. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa lateks akrilik hasil sintesis memiliki karakteristik fisik yang mendukung kestabilan dispersi dan berpotensi diaplikasikan sebagai bahan pengikat pada formulasi cat berbasis air yang ramah lingkungan.
