VIRTUAL TOUR: NEW MEDIA DALAM UPAYA MEMPERKENALKAN DESTINASI WISATA MUSEUM R. HAMONG WARDOYO

Authors

  • Ririn Nofita Universitas Boyolali
  • SRI HARTINI UNIVERSITAS BOYOLALI
  • WAHYUNING CHUMAESON

DOI:

https://doi.org/10.31599/dg6v2108

Keywords:

media baru, virtual tour, museum

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang mendorong museum untuk beradaptasi dalam menyampaikan informasi secara lebih interaktif dan luas. Virtual tour menjadi salah satu bentuk new media yang mampu menghadirkan pengalaman kunjungan museum secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan virtual tour sebagai media baru dalam memperkenalkan Museum R. Hamong Wardoyo sebagai destinasi wisata budaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori new media dari Lister et al. (2009) yang meliputi digitalitas, interaktivitas, hypertekstualitas, networking, virtualitas, dan simulasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa virtual tour sebagai new media mengintegrasikan fungsi informasi, promosi, edukasi, dan interaksi dalam satu platform digital yang memberikan gambaran awal kepada audiens. Pemanfaatannya mencakup sebagai media digital (digitality) melalui konversi ruang dan koleksi ke bentuk digital, representasi virtual (virtuality) berbasis panorama 360 derajat, media interaktif (interactivity) melalui fitur navigasi, zoom, hotspot, dan audio, serta media non-linear (hypertextuality) yang membuat audiens dapat bebas mengeksplorasi. Selain itu, virtual tour juga berperan sebagai media edukasi digital, media promosi berbasis jaringan (networking), serta media simulasi (simulated) yang menghadirkan pengalaman menyerupai kunjungan langsung. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan konten informasi serta belum adanya pengelolaan berbasis data.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa virtual tour memiliki potensi sebagai media komunikasi digital, namun memerlukan penguatan pada aspek konten dan strategi komunikasi agar lebih optimal dalam mendukung pengenalan museum.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anugrafianto, T. R. (2024). Komunikasi Digital. Penerbit Ruang Karya Bersama.

Aryningtias, D. F., Matur, R. N., Vadila, R., Hermawan Hary, & Damasdino, F. (2025). Efektivitas Penggunaan Virtual Tour Dalam Meningkatkan Pengalaman Berkunjung di Museum Benteng vredeburg. Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalitas, 9(1), 1–9.

Asmarani, A., & Arifin, M. R. P. (2026). Segmentasi Khalayak di Era Digital : Strategi Komunikasi yang Efektif dalam Lanskap Media yang Terkustomisasi. 8(1), 27–41.

Bahtiar, F. I., Sulistiono, W. E., Budiyanto, D., & Uhammad, M. A. (2024). VIRTUAL REALITY TOUR MUSEUM LAMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK SIX DEGREE OF FREEDOM. JITET: Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 12(1), 428–440. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23960/jitet.v12i1.3787

Bungin, B. (2015). Komunikasi Pariwisata (Tourism Communication): Pemasaran dan Brand Destinasi. Penerbit Kencana.

Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. (2012). PEDOMAN MUSEUM INDONESIA. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Fadilah, D. Z., & Sugihartono, T. (2024). Integrasi Teknologi 3D dan Virtual Reality dalam Aplikasi Virtual Tour pada Museum Timah Kota Pangkalpinang. Seminar Nasional Penelitian (SEMNAS CORISINDO 2024), 198–203.

Hakim, L., & Putro, W. E. (2022). New Media Dalam Membantu Kinerja Humas Pokdarwis. 6(45), 69–85.

Heniwaty, Y., Haryadi, & Mulyana, B. (2024). Pengembangan Media Pendidikan Seni dan Budaya Berbasis Multimedia untuk Penguatan/Rintisan Museum Digital. Jurnal Pembangunan Kota Medan (JPKM), 1(2), 1–12. https://jpkm-brida.pemkomedan.go.id/index.php/jpkm/index

Kartika, S. (2023). Strategi Komunikasi Museum Nusa Tenggara Barat dalam Meningkatkan Minat Pengunjung [Universitas Mataram]. https://eprints.unram.ac.id/id/eprint/41579

Kurniawan, M. A., & Anggapuspa, M. L. (2024). PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL MUSEUM R HAMONG WARDHOYO. Jurnal Barik, 5(2), 260–274. https://doi.org/https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JDKV/

Lister, M., Dovey, J., Giddings, S., Kelly, K., & Grant, I. (2009). New Media: a Critical Introduction, Second Edition. In Choice Reviews Online (2nd ed., Vol. 44, Number 04). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203884829

Luik, J. (2020). MEDIA BARU: Sebuah Pengantar (Pertama). Penerbit Kencana.

Manovich, L. (2001). The Language of the New Media (Vol. 2). The MIT Press.

Musiafa, Z. (2020). Multimedia Immersive Virtual Tour 3D Panorama 360 (1st ed.). Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari.

Nastiti, A. M., & Hendriani, D. (2025). Pemanfaatan Virtual Tour Museum Wajakensis Sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Pelajaran Sejarah Kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung. Jurnal Motivasi Pendidikan Dan Bahasa, 3(2), 171–177. https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v3i2.5067

Nastiti, R. A., Krisnawatie, A., & Yuanditasari, A. (2023). Adaptasi Museum Konvensional dalam Upaya Peremajaan Pasca Pandemi Covid. Waca Cipta Ruang, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.34010/wcr.v9i1.8441

Palagiang, C. L., & Sofiani, S. (2021). Augmented Dan Virtual Reality Sebagai Media Promosi Interaktif Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Destinesia : Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata, 3(1), 12–20. https://doi.org/10.31334/jd.v3i1.1801

Pemerintah Kabupaten Boyolali. (2025). Kunjungan Wisata Boyolali Tahun 2024 Meningkat Drastis, Capai PAD Hingga 7,8 Miliar. Boyolali.Go.Id. https://boyolali.go.id/news/kunjungan-wisata-boyolali-tahun-2024-meningkat-drastis-capai-pad-hingga-78-miliar#:~:text=Obyek wisata yang paling banyak,baik dari provinsi maupun kabupaten.

Prasetya, F. A., & Hidayati, R. (2024). Analisa Pola Sirkulasi dan Tata Pamer Museum Lampung. SIAR : Seminar Ilmiah Arsitektur, 1(1), 137–145.

Purwantari, T. (2021). Seri Bangunan Bersejarah Museum. Penerbit Kanak.

Radar Solo. (2025). Koleksi Lengkap tapi Mengapa Tingkat Kunjungan di Museum R Hamong Wardoyo Boyolali Lesu? Radar Solo. https://radarsolo.jawapos.com/boyolali/846828606/koleksi-lengkap-tapi-mengapa-tingkat-kunjungan-di-museum-r-hamong-wardoyo-boyolali-lesu?page=2

Riskiani, D. A. (2024). Pengaruh Kualitas Layanan Virtual Tour Terhadap Kepuasan Pengguna Pada Museum Kebangkitan Nasional. In Institutional Repository UIN SyarifHidayatullah. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/76927

Salwia, Nurlela, & Muh. Rijal. (2025). Museum Sumpah Pemuda Sebagai Saksi Bisu Perjuangan Bangsa: Studi Deskriptif Warisan Sejarah. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(2), 3326–3332.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D (2nd ed.). Penerbit Alfabeta.

Syukur, S., Dewie, S. S. E., & Oktarina, S. (2022). Museum Virtual Tour Development Using 3D Vista as a History Learning Source. Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 5(3), 373–383. https://doi.org/10.23887/jp2.v5i3.51494

Wiganingrum, A., Djono, D., & Musadad, A. A. (2025). Virtual Tour Museum Kars Indonesia Sebagai Media Alternatif Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 12(1), 129. https://doi.org/10.25157/ja.v12i1.13210

Downloads

Published

2026-10-06