Representasi Gender dalam Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 (Studi Kasus Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang)

Authors

  • Neng Hidayati Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang
  • Ajeng Pradesti Universitas Islam Syekh Yusuf
  • Mad Yoman Universitas Islam Syekh Yusuf

DOI:

https://doi.org/10.31599/stg85h78

Keywords:

Representasi Gender, Stereotipe Gender, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang.

Abstract

Fenomena representasi gender masih menjadi isu yang menarik untuk dikaji dalam konteks sosial, budaya dan komunikasi, di mana representasi gender tidak sekadar menampilkan citra laki-laki dan perempuan, tetapi membentuk pemahaman masyarakat tentang bagaimana peran ideal keduanya dalam kehidupan sosial. Persyaratan seleksi Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 yang menekankan kriteria fisik tertentu justru menampilkan konstruksi gender yang mencerminkan nilai budaya patriarkal dan berpotensi menimbulkan stereotipe gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi gender dalam Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi tidak terlibat langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa representasi gender dalam Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 terbentuk melalui persyaratan peserta, sistem penilaian, dan standar yang diterapkan oleh penyelenggara. Kang dan Nong dikonstruksikan sebagai representasi laki-laki dan perempuan yang sesuai dengan nilai, norma, dan citra ideal yang berkembang dalam masyarakat Kabupaten Tangerang. Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 telah berupaya menerapkan prinsip kesetaraan gender, namun dalam praktiknya masih merepresentasikan konstruksi gender yang dibentuk oleh nilai budaya lokal dan kebijakan institusional sebagai bagian dari proses pemilihan duta budaya daerah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alagha, M. W. H. (2024, September 1). Kebijakan Publik vs. Kebijakan Institusional: Memahami Perbedaannya. Politicy Maters : Understanding

the Difference.

Asep. (2023, November 9). Disporabudpar Kabupaten Tangerang Ajukan Revisi

Perda Olahraga. TANGERANG EKSPRES.co.id.

https://www.tangerangekspres.co.id/2023/11/09/disporabudpar-kabupaten-tangerang-ajukan-revisi-perda-olahraga/

Fauziah Alamsyah, F. (2020). Representasi, Ideologi dan Rekonstruksi Media.

Al-I’lam; Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(2), 92–99.

https://doi.org/10.31764/jail.v3i2.2540

Juwita, R., Taqiyuddin, M., Syarifah, Sunata, I., Chairiyah, U., Hapsari, D. C.,

Lusianawati, H., Pratiwi, E. A., & Hamidah, E. (2024). Teori - Teori Komunikasi (A. Andi, Ed.). PT Mafy Media Literasi Indonesia.

Ristia Ulandari, W. (2025). ANALISIS PARADIGMA POSITIVISME, KRITIS, KONSTRUKTIVISME SERTA PENERAPANNYA DALAM EKONOMI ISLAM. In Jurnal Iqtishaduna: Economic Doctrine (Vol. 10).

Sugiyono. (2019). (Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D) (Sutopo,Ed.; 1st ed.). ALFABETA.

Suharto, I. (2017). Peran Duta Wisata Panji Galuh dalam Pengembangan Wisata Budaya di Kota Kediri. Ilmu Sosial Dan Ilmu Administrasi Negara, Vol.1(1), hal. 52-60.

tangerangkab.go.id. (2025, August 23). Seleksi Kang Nong KabupatenTangerang 2025 Dibuka, Pemenang Akan Disaring Jadi 24 Finalis. Tangerangkab.Go.Id. https://tangerangkab.go.id/detailberita/seleksi-kang-nong-kabupaten-tangerang-2025-dibuka-pemenang-akan-disaring-jadi-24-finalis

Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi(Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1).

https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187

Downloads

Published

2026-08-13