Program Integratif dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial, Kemandirian, dan Dukungan Sosial pada Penyandang Disabilitas Mental di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.31599/ehrvvw39Keywords:
Orang Dengan Gangguan Jiwa, Intervensi Sosial, Dukungan SosialAbstract
Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan kelompok rentan yang mengalami hambatan psikososial yang berdampak pada keterampilan sosial, tingkat kemandirian, serta kualitas interaksi dengan lingkungan sosial. Rendahnya motivasi, kepercayaan diri, dan keterbatasan dukungan sosial sering menjadi faktor yang menghambat keberfungsian sosial ODGJ dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial, kemandirian, dan dukungan sosial melalui program integratif berbasis psikososial bagi ODGJ di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi. Program dilaksanakan dalam lima sesi pertemuan dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan psikoedukasi, refleksi emosi, permainan kelompok, relaksasi, serta aktivitas kreatif yang dirancang untuk mendorong interaksi sosial dan penguatan konsep diri. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan partisipasi aktif ODGJ dalam kegiatan kelompok, keberanian dalam berkomunikasi, serta kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri. Selain itu, dukungan sosial yang terbentuk melalui pendampingan mahasiswa turut berkontribusi dalam meningkatkan rasa percaya diri dan kesejahteraan psikologis peserta. Program integratif ini dinilai efektif sebagai upaya pendukung rehabilitasi sosial yang holistik dan berkelanjutan bagi ODGJ.








