Psikoedukasi Pencegahan Bullying di Lingkungan Desa

Penulis

  • Aulia Rahma Puspitasari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Azzra Nabila Purwaningtyas Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Taufik Hidayat Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Edis Adelia Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Windi Kirana Erniyanti Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Jihan Salsabillah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Meida Agustin Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Danya Nurhaliza Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Ivan Hermansyah Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Alfalah Putri Nura’raafa Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Erik Saut Hatoguan Hutahaean Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jakarta, Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31599/39ers048

Kata Kunci:

Psikoedukasi, Pencegahan Bullying

Abstrak

Bullying merupakan permasalahan yang sering terjadi di lingkungan pedesaan, termasuk di Desa Setiamekar, yang berdampak negatif pada perkembangan psikologis dan sosial korban. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan bullying membuat upaya psikoedukasi menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga RW 18 Desa Setiamekar tentang pencegahan bullying, khususnya dalam membangun keamanan psikologis di lingkungan mereka. Program ini melibatkan narasumber yang memiliki latar belakang psikologi dan berpengalaman dalam isu keamanan psikologis. Metode pelaksanaannya mencakup penyampaian materi, asesmen pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta, serta diskusi interaktif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai definisi, dampak, dan pencegahan bullying. Psikoedukasi ini memberikan dampak positif dengan menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan proaktif dalam mencegah bullying, serta memperkuat solidaritas komunitas.

Referensi

KPAI. (2014). Kasus Bully di Kota & Desa di Indonesia Hampir Sama. Liputan6.com. Diakses dari https://www.liputan6.com/health/read/2027848/kasus-bully-di-kota-amp-desa-di-indonesia-hampir-sama.

Kurniasari, N., & Andriani, D. (2022). Psikoedukasi untuk Menurunkan Perilaku Bullying. Jurnal Psikologi Integratif, 10(2), 123-134. Diakses dari https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/17351/

Lestari, P. (2019). Psikoedukasi Pencegahan Perundungan (Bullying) pada Siswa SMP Yadika 11 Bekasi. Jurnal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 4(1), 15-25. Diakses dari https://publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jam/article/view/6098.

Wibowo, D. H., & Christy, Z. A. (2022). "Aku Siswa Anti Bullying": Layanan Psikoedukasi untuk Mencegah Bullying di Sekolah. Jurnal Magistrorum Et Scholarium, 2(3), 429-439. Diakses dari https://ejournal.uksw.edu/jms/article/download/6542/2195/30634

Diterbitkan

2024-09-10

Cara Mengutip

Psikoedukasi Pencegahan Bullying di Lingkungan Desa. (2024). Jurnal Psikologi Atribusi : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 35-41. https://doi.org/10.31599/39ers048

Artikel Serupa

1-10 dari 13

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.