Apakah Praktik Sumber Daya Manusia Berkelanjutan Mendorong Kinerja Berkelanjutan? Studi Perusahaan Semen Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31599/ns8wpj03Kata Kunci:
sustainability performance, occupational health and safety, employee training, industrial relations, ESG, cement industryAbstrak
Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh praktik sumber daya manusia berkelanjutan, yaitu kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pelatihan karyawan (TR), dan hubungan industrial (IR), terhadap kinerja keberlanjutan di perusahaan semen Indonesia.
Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel dari lima perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2021–2024. Variabel diukur berdasarkan indikator Global Reporting Initiative (GRI) menggunakan analisis konten dan dianalisis menggunakan regresi panel.
Hasil menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja serta hubungan industrial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan, sedangkan pelatihan karyawan memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan.
Studi ini terbatas oleh ukuran sampel yang kecil (lima perusahaan) dan periode pengamatan yang singkat (2021-2024), yang mungkin tidak sepenuhnya menangkap efek jangka panjang.
Temuan ini menyoroti pentingnya penguatan keselamatan kerja dan hubungan kerja sebagai pendorong utama kinerja keberlanjutan.
Studi ini berkontribusi dengan menekankan peran praktik sumber daya manusia internal dalam kinerja keberlanjutan menggunakan pengukuran berbasis GRI dalam konteks sektor tertentu.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JIMU (JURNAL ILMIAH MANAJEMEN UBHARA)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






_-_Copy1.jpg)